D3 Perbankan Syariah
Sunday, 26 July 2015

Majelis Fatwa Palestina: Serbuan Terhadap Al-Aqsha Ancaman Identitas Islam

Majelis Fatwa Palestina: Serbuan Terhadap Al-Aqsha Ancaman Identitas Islam

Majelis Fatwa Palestina mengecam eskalasi seruan zionis untuk menyerbu Masjidil Aqsha dan menggelar ritual Talmud di dalamnya.

Dalam keterangan persnya, Kamis (23/07/2015) dikutip PIC, majelis menganggap seruan yang dilayangkan persatuan organisasi sinagog kepada para pendukungnya untuk menyerbu Al-Aqsha Ahad depan, sebagai penodaan terhadap kehormatan Masjidil Aqsha, dan ancaman berbahaya terhadap identitas Islam, dengan menjadikannya sebagai kiblat bagi kaum yahudi untuk melakukan ritual talmud disana.

Kejahatan terhadap Masjidil Aqsha dan penodaan serta provokasi Yahudi bisa memicu perang agama, ungkap Majelis Fatwa Palestina.

Proyek zionis menjadikan Al-Aqsha sebagai target yahudisasi merupakan ilusi, karena Al-Aqsha merupakan bagian tak terpisahkan dari akidah kaum muslimin, dan kota Al-Quds akan tetap menjadi milik umat Islam, meski penjajah Israel terus berupaya menghapus sejarah dan memalsukan realitasnya, tegas Majelis Fatwa.

Majelis berharap kepada segenap warga Palestina dan kaum muslimin yang bisa hadir ke Masjidil Aqsha untuk mengintensifkan kesiagaan, dan menghadapi semua konspirasi dan menggagalkan rencana yahudisasi Al-Aqsha.*

Sumber : Hidayatullah
Eka Hidayatullah News

Bisa Diretas Hacker, Fiat Chrysler Tarik 1,4 Juta Unit Kendaraannya

Bisa Diretas Hacker, Fiat Chrysler Tarik 1,4 Juta Unit Kendaraannya
Fiat Chrysler menarik sekitar 1,4 juta kendaraan produksinya di Amerika Serikat, setelah para peneliti bidang keamanan menunjukkan bahwa salah satu dari mobilnya dapat diretas oleh hacker.

Perusahaan mengatakan kendaraan produksinya itu ditarik untuk memperbarui perangkat lunak yang dipakai di mobil.

Fiat Chrysler mengatakan tindakan peretasan itu merupakan “tindakan kriminal”.

Majalah teknologi Amerika, Wired, melaporkan bahwa dua periset keamanan AS berhasil meretas sistem pendingin udara, radio dan windscreen wiper sebuah Jeep Cherokee yang terhubung dengan internet, ketika wartawannya sedang mengendarai mobil tersebut, lapor Euronews Jumat (24/7/2015).

Kendaraan-kendaraan yang ditarik Fiat Chrysler antara lain jenis mobil dan truk dengan merek Dodge, Jeep dan Chrysler produksi antara tahun 2013 dan 2015.*

Sumber : Hidayatullah
Eka Hidayatullah News

Perawat Australia Berangkat Jadi Relawan Pulang Dijerat Terorisme

Perawat Australia Berangkat Jadi Relawan Pulang Dijerat Terorisme

Seorang pria yang berprofesi sebagai perawat dan pernah bekerja untuk kelompok ISIS/ISIL pulang kembali ke Australia dan menghadapi dakwaan terorisme.

Adam Brookman, 39, pulang secara sukarela ke Sydney dengan kawalan polisi Australia pada Jumat malam (24/7/2015) melalui Turki, negara di mana dia menyerahkan diri kepada pihak berwenang setelah meninggalkan Suriah pada Desember 2014.

“Seorang pria berusia 39 tahun berkebangsaan Australia ditahan setibanya di Bandara Internasional Sydney semalam berdasarkan perintah penangkapan antar negara bagian, terkait dugaan keterlibatannya dalam konflik di Suriah,” kata Polisi Federal Australia dalam sebuah pernyataan hari sabtu (25/7/2015) dilansir Aljazeera.

Brookman, seorang mualaf, tampak berada di dalam sel tahanan polisi lewat jaringan video di Parramatta Bail Court di Sydney pada hari Sabtu, di mana pengadilan mendapatkan permohonan dari Melbourne Counter Terrorism Team untuk mengekstradisinya ke negara bagian Victoria.

Dalam wawancara dengan Fairfax Media, pada bulan Mei lalu, Brookman mengatakan kepada media asal Australia itu bahwa dia awalnya berangkat ke Suriah untuk menjadi relawan medis. Tetapi kemudian dia dipaksa bergabung dengan ISIS/ISIL ketika dirinya terluka akibat serangan udara dan dirawat di sebuah rumah sakit yang dikuasai oleh kelompok bersenjata itu di utara Aleppo.

Brookman mengatakan dia sudah bersembunyi di Turki sejak Desember lalu.

“Saya sama sekali tidak setuju dengan apa yang mereka (ISIS/ISIL) lakukan,” katanya kepada Fairfax.

“Saya tidak setuju dengan penculikan-penculikan mereka, dengan cara mereka berurusan dengan kelompok-kelompok Muslim lain, dan terutama setelah mereka mulai mengeksekusi para jurnalis dan orang-orang sipil lainnya yang tidak bersalah.”

“Saya tidak pernah pergi ke sana untuk bertempur. Saya pergi ke sana sebagai perawat. Saya mendukung perjuangan rakyat Suriah.”

Tidak jelas apakah Brookman masih berada di Suriah pada 4 Desember 2014, ketika Australia mengumumkan bahwa keberadaan orang Australia di kota Raqqa merupakan tindakan kriminal yang bisa dihukum penjara hingga 10 tahun.

Jika didakwa dengan peraturan itu, maka beban bagi Brookman untuk membuktikan bahwa dirinya memiliki alasan kuat untuk berada di kawasan itu.*

Sumber : Hidayatullah
Eka Hidayatullah News
Thursday, 23 July 2015

Aa Gym: Larang Ibadah dan Bakar Masjid adalah Teroris yang Sesungguhnya



Jakarta - Pembakaran Masjid Baitul Muttaqin dan penyerangan terhadap jamaah shalat Idul Fitri di lapangan Koramil l1702-11/Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, Jumat (17/7) pagi WIT, oleh massa Gereja Injili di Indonesia (GIDI), menimbulkan kecaman luas dari semua elemen masyarakat. Tidak terkecuali, umat Islam juga ikut memberikan tanggapan atas tragedi mengerikan tersebut.

Pimpinan Pesantren Darut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar termasuk tokoh Islam yang turut mengutuk tindakan yang sangat biadab itu.

Menurut Aa' Gym, penyerangan kepada Muslim yang tengah menjalankan shalat Id dan pembakaran masjid merupakan tindakan teroris. Melalui laman yang dikelolanya, Smstauhiid.com, ia memberikan komentar tentang penyerangan umat Islam yang sedang menunaikan ibadah.

"Sungguh memprihatinkan ada tindakan keji dari pihak-pihak yang tidak beradab dengan merusak rumah ibadah dan melarang orang melaksanakan ibadah, ini adalah perbuatan orang yang benar-benar tidak mengenal adab, dan inilah teroris yang sesungguhnya," ujarnya.

Namun demikian Aa Gym meminta umat Islam untuk tetap tenang. Dia berharap, aparat penegak hukum bisa menangani kasus itu secepat mungkin. Adapun pelaku utama penyebab serangan itu diharapkan segera ditangkap.

"Semoga segera berakhir dan ada tindakan tegas dan seadil-adilnya dari pihak berwenang. Kepada umat Islam dimohon untuk tetap mengendalikan diri dan tidak terprovokasi, dan pemerintah dapat segera bertindak,"pungkasnya. 

Source : Suara-Islam
Eka Hidayatullah News

Intelijen Asing Terlibat dalam Kasus Pembakaran Masjid di Papua



Jakarta - Sejumlah pengurus Forum Umat Islam (FUI), Front Pembela Islam (FPI) dan ormas lainnya menghadiri acara silaturahim dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (21/7/2015).

Fungsionaris FUI, Ustaz Bernard Abdul Jabbar yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa pertemuan itu membahas seputar masalah aktual, khususnya terkait penyerangan jamaah shalat Idul Fitri dan pembakaran masjid oleh kelompok Kristen di Tolikara, Papua.

"Kita meminta aparat kepolisian untuk menuntaskan kasus ini dan menangkap otak dan para pelakunya," ujar Ustaz Bernard.

"Kita juga menanyakan adanya keterlibatan intelijen asing dalam kasus ini. Kelompok penyerang dari Gereja Injili di Indonesia (GIDI) juga terlibat kerjasama dengan Israel, mereka itulah yang memprovokasi adanya perbuatan anarkisme," tambahnya.

Terkait adanya campur tangan asing, menurut Ustaz Bernard pihak kepolisian juga mengakui hal tersebut. "Mereka mengakui adanya keterlibatan intelijen asing, mereka juga mengakui intelijen mereka masih terbatas. Meski demikian, mereka mengaku sudah bekerja maksimal," tandasnya.

Selain Ustaz Bernard, tokoh Islam yang hadir dalam pertemuan itu antara lain KH. Shabri Lubis, Habib Muchsin Alattas, KH. Fachrurrozi Ishaq, Ustaz Alfian Tanjung dan lainnya.

Source : Suara-Islam
Eka Hidayatullah News

Habib Rizieq: Tangkap Pembakar Masjid di Papua atau Jihadis akan Turun








Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) mengutuk keras tindakan sekelompok massa umat Nasrani menyerang jemaah umat Islam yang sedang melaksanakan shalat Idul Fitri di halaman Koramil 1702/JWY, Kabupaten Tolikara, Papua, Jumat (17/7/2015).

"Itu perbuatan BIADAB..!!! Mereka KAFIR HARBI yang harus dibasmi..!!! Mereka telah menodai Agama, Bangsa dan Negara !!!" tegas Habib Rizieq melalui pesannya yang diterima Suara Islam Online, Jumat (17/7)

Habib Rizieq menyerukan kepada Pemerintah RI, khususnya aparat pertahanan dan keamanan, yaitu TNI dan POLRI, untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap para perusuh yang telah membakar Masjid dan menjarah pasar umat Islam di Papua, sehingga berjatuhan korban dari umat Islam pada Jum'at pagi di Hari Raya Idul Fithri 1436 H.

"Termasuk seluruh pengurus Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Badan Pekerja Wilayah Toli - Papua yang telah memprovokasi masyarakat Kristen Papua melalui Surat Edaran tertanggal 11 Juli 2015 yang ditanda tangani Pdt.Navus Wenda dan Pdt.Marthen Jingga, yang melarang Perayaan Idul Fitri bagi umat Islam dan Pemakaian Jilbab bagi muslimah di seluruh Wilayah Tolikara-Papua," tambahnya.

"Begitu juga para MISSIONARIS ASING yang selama ini terlibat bekerja-sama dengan GIDI. Tangkap mereka..!!!" tambahnya kemudian.

Habib Rizieq juga menyerukan agar jangan sampai lebih dari 2 x 24 jam, para perusuh dan para aktor intelektualnya serta misionaris asing yang terlibat, harus segera ditangkap.

"Sebelum para JIHADIS dari seluruh pelosok Tanah Air turun ke Papua untuk mengeksekusi mereka dengan prinsip : Luka dibayar dengan Luka, dan Darah dibayar dengan Darah, serta Nyawa dibayar dengan Nyawa." pungkasnya.

Source : Suara-Islam
Eka Hidayatullah News
Tuesday, 19 May 2015

Contoh Makalah Ilmiah tentang Pelayanan Pendidikan

Pelayanan Pendidikan yang Berkualitas Dapat Mengembangkan Potensi Peserta Didik Secara Maksimal

BAB I
PENDAHULUAN

Berbagai upaya terobosan tengah dilakukan oleh pemerintah dewasa ini berkaitan dengan mencari dan mengembangkan potensi-potensi yang harus dikuasai oleh guru, yang bertindak sebagai Sumber Daya Manusia yang menjembatani perlembengan ilmu pengetahuan serta teknologi yang harus di transfer kepada peserta didik guna mengembangkan bakat, minat serta potensi yang dimiliki peserta didik sehingga kelak kemudian hari mampu mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai potensi yang dikuasai sehingga pembangunan pendidikan nasional dapat terwujud dengan sempurna karena di isi oleh generasi muda yang berkualitas. Dalam hal ini bahwa pembangunan sumber daya manusia mempunyai peranann yang sangat penting bagi kesuksesan dan keseimbangan pembangunan nasional yang telah digariskan, pembangunan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan prioritas yang harus diperhatikan dan dirancang sedemikian rupa serta berdasarkan pemikiran yang matang untuk mengimbangi lajunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang mendunia.

Pendidikan memiliki peranan yang sangat vital serta merupakan suatu wadah yang sangat tepat di dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta harus menjadi prioritas secara optimal dan berkesinambungan, agar kualitas peserta didik pada jenjang pendidikan dasar yang merupakan pondasi untuk jenjang pendidikan SMP benar-benar berkualitas serta memiliki kompetensi yang tinggal mematangkan setelah peserta didik yang bersangkutan pada jenjang pendidikan berikutnya, sehingga terlihat dengan jelas ada kesinambungan antara jenjang pendidikan tingkat sekolah dasar dengan tingkat pendidikan sekolah menengah pertama.

Perlu menjadi acuan dimana jenjang pendidikan sekolah dasar sangat menentukan tingkat keberhasilan peserta didik manakala yang bersangkutan mengikuti jenjang pendidikan pada SMP, mengingat hal di atas maka pendidikan pada sekolah dasar harus benar-benar diupayakan seoptimal mungkin.

A. Latar Belakang
Yang melatar belakang belakangi Penulis mengambil tema “ Pelayanan Pendidikan Yang Berkualitas Dapat Mengembangkan Potensi Peserta Didik Secara Maksimal ” bahwa merupakan suatu keharusan yang mutlak dimana guru hendaknya memiliki rentra dalam mengembangkan kompetensi yang dimilikinya sehingga dapat memberikan peluang bagi peserta didik dalam upayanya memupuk bakat, minat serta kecakapan yang harus dikuasai, sehingga peserta didik memiliki kualitas pendidikan yang sejalan dengan tertuang dalam tujuan pembangunan pendidikan nasional.

B. Maksud dan Tujuan
Adapun yang menjadi maksud dan tujuan Penulis mengambil Tema diatas, adalah mencoba untuk mengingatkan kembali bahwa sedianya guru ditantang untuk senantiasa melakukan perubahan-perubahan yang akan membawa inovatif bagi tumbuh kembangnya dunia ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga guru mampu mengimbangi pesan moral yang tertuang di dalam tujuan pembangunan pendidikan nasional, dengan cara berusaha maksimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan peserta didik sehingga kelak kemudian hari benar-benar mampu mengembangkan kecakapannya menjadi suatu keakhlian yang memiliki nilai jual.

C. Dasar Hukum
1.  Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2.  Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Otonomi Daerah.
3.  Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2007 tentang Pembagian Kewenangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah Otonom.
4.  Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
5. Intruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2005 Tentang Gerakan Nasional Percepatan Wajib Belajar Pendidikan dasar 9 Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara.
6.  Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Rencana Stratejik Pembangunan provinsi.
7.  Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2007 Tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi.
8.  Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemeriharaan Bahasa Sastra dan Aksara Daerah.
9. Keputusan Gubernur Jawa Barat tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
10. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
11. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan pendidikan Dasar dan Menengah.
12. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 Tentang Pelaksanaan Peraturan Mendiknas Nomor 22 dan 23.
13. Undang-undang nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
14. Undang-undang Nomor 25 tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( PROPENAS ) Tahun 2000-2004.
15. Keputusan Mentri Pendidikan Nasional Nomor 053/U/2001 Tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Penyelenggaraan Persekolahan Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah.

D. Hasil Yang Ingin Dicapai.
Melalui kompetensi yang dimiliki guru maka kualitas pendidikan akan terlihat dari hasil prestasi peserta didik, sehingga memudahkan untuk mengajak bekerja sama dengan orang tua, dan juga pemerintah minimal pemerintahan setempat mengingat ketika satu sekolah mampu mencetak peserta didik yang memiliki kualitas maka sekolah itu akan favorit di masyarakat, di sini menujukan bahwa prestasi kerja guru dan kepiawaian guru dalam pendidik sangat berpengaruh untuk menumbuhkan kepercayaan baik dari pemerintah, masyarakat serta di dalam intern sekolah.

BAB II
PELAYANAN PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS DAPAT MENGEMBANGKAN POTENSI PESERTA DIDIK SECARA MAKSIMAL
Keberhasilan pembangunan pendidikan nasional ditentukan oleh kualitas gurunya serta perangkat sekolah yang bertindak sebagai sumber daya manusia, sebagai roda penggerak tingkat keberhasilan pembangunan, sekolah dalam hal ini termsuk perangkat sistemdi dalamnya adalah merupakan pengambil keputusan, penentu kebijakan, perancang, pemikir, perencana juga pelaksana terdepan sebagai pelaku control segaligus pengamat serta pengawas pembangunan dalam bidang pendidikan. Mengingat keberadaan sumber daya manusia merupakan syarat utama bagi keberhasilan pembangunan pendidikan dewasa ini, sehingga kualitas pendidikan harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah secara terus-menerus dan berkesinambungan sehingga dapat mengimbangi kemajuan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi yang sejalan dengan perkembangan pembangunan nasional yang tengah di rintis pada saat ini, dimana pendidikan itu akan berarti apabila pendidikan yang bersangkutan memiliki system yang berkualitas serta relevan dengan pembangunan dewasa ini, mengingat hal tersebut maka dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh dan berlangsung secara terus menerus, yang tentu saja tidak lepas dari arah kebijakan pemerintah dengan strategi pengembangan yang sudah sedemikian rupa di rancang sehingga peningkatan kualitas pendidikan merupakan kebijakan dan program yang harus dilaksanakan secara optimal.

Pada dasarnya peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dengan peningkatan mutu pendidikan pada sekolah dasar, mengingat pendidikan sekilah dasar merupakan pondasi untuk pengembangan ke jenjang pendidikan menengah pertama juga pada jenjang pendidikan selanjutnya, akan lebih sempurnalagi apabila orang tuaberinisiatif menyekolahkan anak-anaknya yang dimulai dari pendidikan taman kanak-kanak, maka akan lebih efektiflagi dalam pengembangannya ketika peserta didik berada pada pendidikan dasar. Jenjang pendidikan dasar pada sekolah dasar merupakan bentuksatuan pendidikan yang sangat urgen keberadaannya, dalam hal ini seorang anak tanpa menempuh sekolah pendidikan dasar maka yang bersangkutan tidak akan bias melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah pertama apalagi pada jenjang pendidikan setingkat diatasnya. Keberhasilan peserta didik dalam menempuh pendidikan pada jenjang pendidikan selanjutnya sangatlah ditentukan oleh standar kompetensi pada jenjang pendidikan dasar, dengan demikian jelas, pemerintah dalam hal ini harus benar-benar jeli dan tanggap, agar senantiasa melakukan terobosan-terobosan untuk mengembangkan kompetensi yang harus dikuasai oleh guru sekolah dasar, hal ini dimaksudkan agar cita-cita yang ingin di capai untuk peningkatan mutu pendidikan dapat terwujud sesuai yang tertuang di dalam tujuan pendidikan nasional.

Berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan pada jenjang pendidikan sekolah dasar yang merupakan standar priritas untuk tingkat keberhasilan peserta didik pada jenjang pendidikan menengah pertama juga menengah atas, ada dua hal yang harus dilaksanakan yang merupakan langkah yang harus dilaksanakan yaitu, sebagai langkah pertama adalah subtansi peningkatan mutu pendidikan dan langkah berikutnya adalah strategi peningkatan mutu pendidikan, yang lebih dipokuskan kepada pol dan strategi pengembangan sekolah dasar secara menyeluruh, selanjutnya dalam peningkatan mutu pendidikan harus dipusatkan kepada pembinaan kegiatan belajar mengajar dalam berbagai komponen pendukungnya yaitu profesionalisme guru, sarana dan prasarana belajar, manajemen pendidikan, penampilan dan fisik sekolah, serta partisipasi masyarakat.

A. Sekolah.
Sekolah adalah merupakan suatu lembaga atau organisasi yang didalamnya terdiri dari perangkat system yang terdiri dari ; pimpinan sekolah, guru yang bertindak sebagai obyek pelaku dan pengelola administrasi serta orang tua dari pesrta didik yang menyekolahkan anaknya pada lembaga pendidikan tersebut.
Keberhasilan sebuah lembaga pendidikan yang dalam hal ini adalah sekolah tidak lepas dari kemampuan yang professional dari pimpinan dalam mengendalikan perangkat di dalamnya dengan komitmen pada tugas pokok dan fungsi, mengingat pimpinan yang baik adalah seseorang yang tahu kecakapan yang dimiliki oleh mitra kerjanya sehingga yang bersangkutan tahu memposisikan harus dimana anak buahnya di tempatkan sesuai dengan keakhlian yang dimilikinya, maka untuk yang bersangkutan juga dapat dikatakan sebagai pimpinan yang professional. Pendidikan sekolah dasar, mengemban misi sebagai lembaga pendidikan yang menyelenggarakan proses pembelajaran yang merupakan pondasi bagi peserta didik usia dasar, guru di sini mengemban tugas memberikan bekal sebagai kemampuan dasar sehingga peserta didik siap dan layak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan menengah pertama.

B. Peran Masyarakat Sekolah
Berbicara peserta didik, tidak lepas dari orang tua siswa yang bertindak sebagai subyek pelaku, pada posisinya ketika sekolah banyak melibatkan orang tua siswa, manakala sekolah menerapkan kebijakan-kebijakan yang harus dijalankan, dan dibuat orang tua untuk mengerti tentang program sekolah yang harus dijalankan maka pihak sekolah akan mendapat banyak kemudahan dimana ketika orang tua secara prosedur sudah paham benar program-program sekolah yang harus dijalankan, maka peran serta orang tua yang tersangkut pinansial bias turut andil menjadi bagian yang berperan serta aktif turut membangun pendidikan ini agar berjalan dengan maksimal, dan tanpa kendala yang berarti. Peran serta aktif orang tua siswa, sangat menunjang kelangsungan pelaksanaan program-program sekolah yang akan dilaksanakan minimal diperlukan sekurang-kurangnya enam kali pertemuan dengan orang tua dalam satu tahunnya, dengan demikian akan mempermudah bagi sekolah didalam mengambil keputusan-keputusan yang akan dijalankan karena adanya partisipasi masyarakat dalam kafasitas orang tua dari peserta didik yang di sekolahkan pada sekolah kita.

Dengan kemudahan sekolah di dalam mengambil keputusan di dalam pengelolaan sekolah dalam rangka disentralisasi pendidikan, ditandai dengan adanya kewenangan pihak sekolah di dalam pengambilan keputusan yang notabene akan lebih leluasa dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya manusia dengan pengalokasian sesuai dengan prioritas program agar sekolah lebih eksis terhadap kebutuhan-kebutuhan sekolah mengingat pasilitas penunjang tersedia secara maksimal, hal ini dapat mempermudah dalam pentranferan ilmu pengetahuan , ketrampilan untuk mendapatkan kualitas pendidikan sesuai yang diharapkan.

C. Peran Peserta Didik.
Peran peserta didik sebagai subyek belajar adalah individu yang terdiri dari berbagai karakter, adat istiadat, lingkungan social, cara mendidik orang tua juga pariatif, dengan tingkat daya nalar serta kecerdasan yang tentu saja berbeda, dan hal ini merupakan acuan serta sebagai bahan pertimbangan bagi guru untuk lebih mengenal lagi keberadaan peserta didik sebagaiindividu dengan cirri-ciri seperti ; dalam diri peserta didik ada syaraf yang memiliki fungsi rasional dan secara reflex menggerakan tingkah laku intelektual sebagai makhluk social, secara individu peserta didik memiliki potensi dan kompetensi walaupun dalam keterbatasan, dalam hal ini peserta didik sebagai makhluk social tidak lepas dariperilaku yang baik dan buruk, satu sisi lingkungan adalah penentu tingkah laku bagi peserta didik secara individu yang merupakan pengalaman dari kemampuan untuk bergaul yang dipelajari, dengan demikian peserta didik adalah merupakan titik sentral dari target atau rancang bangun system yang akan kita jalankan.

Peserta didik akan menjadi adalah merupakan factor penentu dalam mengembangkan proses beajar mengajar, peserta didik merupakan pihak yang ingin mencapai segala yang telah dicita-citakan, memiliki harapan serta tujuan yang hendak dicapai, melalui kompetensi yang di kuasainya, keberadaan peserta didik dalam proses belajar mengajar titik sentral sebagai kelompok individu yang belum dewasa baik secara jasmani maupun rokhani, melalui bimbingan, arahan serta pembinaan dari guru yang dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan maka akan mencapai tingkat kedewasaan yang dilaluinya dengan proses sehingga memiliki suatu kecakapan disamping melalui proses belajar maka bentuk –bentuk kemampuan yang ada secarakodrati dengan sendirinya akan muncul, sehingga peserta didikmenguasai kecakapan khusus yang alami dan tampak setelah proses belajar mengajar di laluinya secara bertahap.

Ada yang harus kita perhatikan sebagai pemenuhan darikebutuhan peserta didik dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, dengan tujuan untuk menginformasikan materi pelajaran dengan dilengkapi oleh kelengkapan sarana prasarana, sehingga materi pelajaran yang diinformasikan dapat dipahami dengan jelas karena diserasikan dengan pasilitas yang memadai. Dalam hai ini perlu diperhatikan pula kebutuhan-kebutuhan peserta didik seperti: (1) Kebutuhan jasmani dan rokhani; (2) Kebutuhan sosial; dan (3) Kebutuhan intelektual.

Dengan demikian kita selaku guru akan lebih mudah apabila hal-hal diatas menjadi bahan pertimbangan untuk mensikapi kelangsungan pelaksanaan proses belajar mengajar yang dilaksanakan sehingga peserta didik dalam pertumbuhan serta perkembangannya dapat berjalan dengan normal dan mencapai tujuan yang diharapkan baik oleh pihak orang tua murid, sekolah juga pemerintah sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang ingin dicapai. Untuk mempermudah penstranfera ilmu pengetahuan dan ketrampilan juga pesan moral yang akan disampaikan kepada peserta didik maka seyogyanya guru memperhatikan keberadaan individu tiap peserta didik, dengan cara mengenal lebih dekat hal-hal yang berkaitan dengan :(1) Latar belakang pengetahuan dan taraf pengetahuan; (2) Cara belajar peserta didik; (3) Usia Peserta didik; (4) Tingkat Kematangan; (5) Spektrum dan ruang lingkup minat; (6) Lingkungan social ekonomi; (7) Hambatan-hambatan lingkungan dan kebudayaan; (8) Inteligenesia; (9) Keselarasan dan sikap; (10) Prestasi belajar; dan (11) Motivasi. Dengan mengenal hal-hal diatas, dapat mempermudah guru untuk menjlankan tugasnya dalam mengajar sekaligus mendidik serta mengembangkan metode pembelajaran sehingga peningkatan kualitas pendidikan dapat tercapai sesuai yang diharapkan.

D. Peran Guru sebagai Sebagai Tenaga Profesional.
Guru adalah merupakan bagian terpenting yang berperan dalam pemberdayaan peserta didik, mengingat guru memiliki andil besar dalam proses pelaksanaan pembelajaran, dengan demikian guru memiliki andil besar yang berkewajiban untuk berperan aktif dalam menempatkan tuntutan masyarakat akan kompetensi yang harus di kuasai oleh peserta didik, dengan memposisikan diri sebagai tenaga professional dalam arti bahwa guru memiliki tanggung jawab untuk membentuk bakat, minat serta prestasi peserta didik sehingga menguasai suatu kecakapan yang dapat bermanfaat kelak kemudian hari, sebagai generasi bangsa yang punya nilai jual dan siap untuk menjadi manusia yang produktif serta tepat guna.

Guru sebagai tenaga professional mengandung arti bahwa guru sebagai tenaga pendidik yang secara umum diartikan bahwa profesi guru adalah pekerjaan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cirri dari pekerjaan professional guru adalah memiliki profesi filosofis dan ketanggapan yang bijak dengan kompetensi yang dimilikinya dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari, dengan ketelitian serta kecermatan dalam menentukan langkah serta sikap pada saat berhadapan dengan peserta didik. Guru dengan profesinya memiliki hal-hal dalam ukuran serta kriteria seperti:
1. Spesial dengan latar belakang teori yang luas, dalam arti bahwa seorang guru berwawasan luas, dan berkeakhlian khusus yang handal.
Profesi guru merupakan karir yang dibina secara organistor dalam arti bahwa guru memiliki hak otonomijabatan, dengan kode etik jabatan, serta merupakan karya bakti seumur hidup.
2. Diakui masyarakat sebagai pekerjaan yang terhormat serta memiliki dedikasi tinggi dalam pengertian bahwa, guru memperoleh dukungan dari masyarakat, mendapat pengesahan dan perlindungan hukum, memiliki status pekerjaan yang jelas dan sehat, serta memiliki jaminan hidup yang layak.

Profesi guru dengan kriterianya, akan membawa konsekuensi yang fundamental terhadap lajunya program pendidikan yang berlangsung, terutama yang berkaitan dengan tenaga kependidikan, hal ini mengandung arti bahwa keberhasilan program pendidikan tidak lepas dari peran serta aktif masyarakat secara keseluruhan, baik sebagai sumber asal maupun sumber daya atau sebagai yang berkepentingan dengan kelangsungan keberhasilan peserta didik, hal ini harus di jadikan sebagai kajian oleh semua unsur terkait dalam tingkat keberhasilan kualitas pendidikan seperti yang tertuang di dalam tujuan pendidikan nasional yang telah digariskan.

E. Peran Guru Sebagai Pendidik Dan Pembimbing.
Guru dengan jabatan fungsionalnya, sebagai tenaga kependidikan profesional dan mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat sebagaifigurdari seseorang yang memiliki segudang prestasi dengan sejumlah ilmu pengetahuandan teknologi dalam artian guru adalah gudangnya ilmudan kepercayaan itu berlaku sampai akhir hayat. Seseorang dengan sebutan guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran saja, dalam hal ini guru hendaknya mampu secara maksimal meunjukan kepiawaiannya dengan lebih kepada menunjukan figur dengan kepribadian guru disertai tingkat kedewasaan yang matang, guru juga harus mampu memposisikan diri sebagai orang tua kedua bagi peserta didik, teman, sahabat, juga lawan bicara yang menyenangkan sehingga peserta didik akan merasa nyaman bila berhadapan dengan kita dalam figur guru.

Dalam keseharian di lapangan guru tidak hanya menguasai dan menyampaikan materi pelajaran saja tapi selebihnya adalah membimbing , mengarahkan, membina peserta didik sehingga memiliki karakter yang terpuji, melalui mendidik , seorang guru dapat dengan mudah secara bertahap menanamkan nilai-nilai moral yang tidak lepas dari contoh-contoh yang guru lakukan sehingga akan menjadi suri tauladan bagi peserta didik. Pada saat ini peran guru sebagai pengajar sangat terlihat dengan jelas, hal ini akan memberikn kesan secara umum bahwa guru cenderung hanya mengejar tingkat keberhasilan peserta didiknya hanya terpokus pada nilai-nilai dari mata pelajarannya saja, kurang memperhatikan tingkah laku atau tindakan moral peserta didik dalam kehidupan sehari-harinya. Guru adalah suatu profesi yang memiliki warna dan nuansa, dimata peserta didik, masyarakat atau lingkungan social tempat dimana guru itu bertempat tinggal, dalam kaitannya dengan fungsinya sebagai pendidik maka sosok guru adalah merupakan sosok dari pribadi yang terintegritas, seorang guru dalam posisinya sebagai pendidik berarti sekaligus didalamnya sebagai pembimbing, mengingat arahan, pembinaan yang di lakukan oleh seorang guru merupakan bagian dari serangkaian upaya pendidikan yang mutlak harus dilakukan.

Pada pelaksanaan proses pembelajaran dilapangan baik yang berlangsung di dalam sekolah maupun di luar sekolah, guru memiliki dua fungsi yaitu fungsi morl dan fungsi kedinasan, intinya dalam kehidupan sehari-hari baik dalam lingkungan kedinasan ataupun diluar keinasan yang lebih peka terbca adalah fungsi moralnya dengan status guru yang tidak bias dilepaskan dalm kehidupan sehari-harinya, sehingga guru pada posisinya sebagai pembimbing dan juga pendidik nuansa fungsi moral mewarnai dlam wujud pekerjaan yang mutlak sebagai abdi negara karena nilai pinansial bagi guru harus dikesampingkan, guru sebagai abdi Negara senantiasa harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Panggilan dari hati nurani,
2. Senantiasa menyayangi dan mencintai peserta didik,
3. Menerima peserta didik dengan segala kekurangan dan kelemahannya,
4. Tidak memilah keberadaan peserta didik.
5. Menjalankan tugas dan fungsi sebagai guru dengan penuh rasa tanggung jawab secara maksimal dan menyadari sepenuhnya akan tugas dan fungsi sebagai guru.

Pendidikan adalah upaya yang harus di jalankan oleh guru dalam memimpin peserta didik secara umum mencapai pertumbuhan serta perkembangan peserta didik kearah pendewasaan dengan sejumlah ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan jenjang pendidikan yang di tempuh peserta didik sehinggga peserta didik mampu memilah antara benar dan salah, baik dan buruk serta memiliki nilai moral yang dapat dipertanggung jawabkan sehingga punya bekal kecakapan untuk masa depan peserta didik dengan sendirinya. Dengan demikian timbul kepercayaan dari masyarakat sehingga lembaga pendidikan yang dalam hal ini sekolah punya nilai jual sebagai sekolah pavorit, dan dengan sendirinya masyarakatlah yang mendatangi sekolah kita ketika sekolah kita punya perangkat system yang memiliki kualitas standar seperti yang diharapkan oleh pemerintah keberhasilan dalam bidang pendidikan dengan kuaitas yang menjanjikan.

BAB III
KESIMPULAN
Sebagai usaha yang dilakukan oleh sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan di awalai oleh pemberdayaan perangkat system dengan tugas pokok masing-masing dan komitmen yang dijlin sebagai tingkat keberhasilan awal, tentu saja tidak lepas dari peningkatan mutu pendidikan tenaga kependidikannya dengan secara berkesinambungan seiring dengan lajudan berkembangnya dunia ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga dapat seimbang dalam pentransferan ilmu pengetahuan, ketrampilan , juga nilai-nilai moral yang harus diterapkan kepada peserta didik.

Sehubungan dengan hal diatas guru seyogyanya memiliki beberapa hal yang merupakan kompetensi yang memang harus dikuasai oleh guru dalam menyampaikan ilmu pengetahuan, ketrampilan serta sikap kepada peserta didik, seperti ;
1. Memahami dan memposisikan diri sebagai guru dengan kedewasaan yang matang dan kepiwaian daya nalar serta wawasan, sehingga dengan sendirinya dapat menumbuhkan kharismatik diri.
2. Mengenal jati diri peserta didik dengan segala kekurangan serta kelebihannya dengan tidak memilah standar social kehidupan peserta didik sehingga peserta didik merasakan kenyamanan yang alami manakala berhadapan dengan guru.
3. Memiliki kecakapan yang handal dalam memberi bimbingan sehingga dapat menempatkan tingkat perkembangan peserta didik, baik perkembangan tingkat emosi, minat, bakat serta kecakapan khusus, juga prestasi-prestasi akademik, fisik serta social. Dengan mengetahui hal di atas maka guru akan mendapat kemudahan-kemudahan dalam mensikapi berbagai aspek yang dapat memudahkan bagi peserta didik menerima materi pelajaran yang diterapkan.
4. Guru harus memiliki dasar pengetahuan yang luas tentang tujuan pendidikan nasional yang telah digariskan yang merupan standar untuk tujuan pendidikan yang ingin dicapai sehingga guru memiliki rancang bangun program dalam menginformasikan sejumlah ilmu pengetahuan, keterampilan serta sikap yang tumbuh dan berkembang sesuai tuntutan dan kebutuhan pembangunan dalam bidang pendidikan yang berkualitas.
5. Guru hendaknya mengikuti tumbuh kembangnya dunia ilmu pengetahuan yang pesat berkembang dan senantiasa inivatif, sehingga guru dapat secara tidak sadar membawa peserta didik untuk aktif mengikuti perkembangan iptek secara menyeluruh.

Berkaitan dengan peran dan fungsinya guru sebagai pengajar sekaligus, pendidik, pembimbing, maka guru memiliki peran ganda dalam memposisikan diri dilapangan manakala berhadapan dengan peserta didik. Kepiawaian guru dalam mentranfer ilmu pengetahuan, ketrampilan serta nilai-nilai moral yng harus di kembangkan dan berbekas pada diri peserta didik menjadi suatu kecakapan yang harus dikuasai, guru hendaknya berusaha secara maksimal menciptakan suasana yang dapat membuat nyaman bagi peserta didik ketika berhadapan dengan kita, peserta didik harus memiliki rasa sadar bahwa guru adalah orang tua ke dua, bahwa guru adalah sahabat, dan bahwa guru adalah seseorang yang nyaman di ajak bicara sehingga pergaulan antara guru dan peserta didik akan tampak harmunis, dan ini bermanfaat untuk mncetak kualitas pendidikan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang harus di capai.


DAFTAR PUSTAKA
Edi Suardi, Drs. , S Nasution Prof., Dr.,MA., M Moh Rifai Joedoprawiro., Administrasi dan Superpisi Pendidikan, Direktorat pendidikan Guru dan Tenaga Teknis, Direktorat Pendidikan dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemenn Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 1976.
Rocman Natawijaya, Drs., LJ Moleong, Drs., MA., Psikologi Pendidkan. Direktorat pendidikan Guru dan Tenaga Teknis, Direktorat Pendidikan dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemenn Pendidikan dan Kebudayaan. Mei Tahun 1979
Engkoswara, Drs., M.Ed., Eddy Susanto Drs., Kalang MM., MA., S. Nasution Dr., Simanjuntak, IP., Prof., MA., Usaha Perbaikan dalam Bidang Pendidikan Dan Administrasi Pendidikan. Direktorat pendidikan Guru dan Tenaga Teknis, Direktorat Pendidikan dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemenn Pendidikan dan Kebudayaan. 1 Januari Tahun 1972.
Eddy Suardi. Drs., Suwardi. Administrasi Kekolah. Direktorat pendidikan Guru dan Tenaga Teknis, Direktorat Pendidikan dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemenn Pendidikan dan Kebudayaan. Mei Tahun 1979.
Darmastuti Suetrisno. Ir., M.Ed., Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sekolah Dasar : Pendekatan Menyeluruh dan Desentralistis tentang Pola dan Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan. Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Jendral Pendidikan Dasar Dan Menengah Direktorat Taman Kanak-Kanak Dan Sekolah Dasar Jakarta 2001.
Darmastuti Suetrisno. Ir., M.Ed., Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Sekolah Dasar. Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Jendral Pendidikan Dasar Dan Menengah Direktorat Taman Kanak-Kanak Dan Sekolah Dasar Jakarta 2001.
Sardiman A.M., Interaksi dan Motivasi Bekajar Mengajar. _Ed. I, Cet. II._ Jakarta : PT Raja Grafindo Persada Jakarta 2004.
Dimyati. Dr., Mudjiono. Drs., Belajar dan Pembelajaran.Rineka Cipta Jakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta 1985.


Perbankan Syariah STAIN Metro Contoh Makalah, Karya Ilmiah, Materi Kuliah

Contoh Karya Ilmiah tentang Pengaruh Kemajuan Teknologi Komunikasi Terhadap Remaja

 KARYA ILMIAH
“Pengaruh Kemajuan Teknologi Komunikasi Terhadap Remaja”

Untuk memenuhi tugas bahasa indonesia sebagai persyaratan untuk mengikuti Prakerin tahap II tahun 2014-02-08

Guru Pembimbing :
Moh. Arief Hariyanto, S.Pd.
                                           







Oleh:
Ruspandi



SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
SMK NURUL JADID PAITON PROBOLINGGO

Tahun Pelajaran 2013/2014



KATA PENGANTAR

Puji syukur yang dalam kami ucapkan ke hadirat Allah SWT. karena berkat rahmat-Nyalah tugas karya ilmiah ini dapat kami selesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Dalam karya kami ini, membahas mengenai “Pengaruh Kemajuan Teknologi Komunikasi Terhadap Remaja”, suatu permasalahan yang selalu dialami oleh remaja yang memanfaatkan teknologi komunikasi untuk mengakses suatu informasi.
Karya ilmiah  ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk memperdalam pemahan dalam pembuatan karya ilmiah maupun makalah, selain itu karya ilmiah ini adalah salah satu persyaratan untuk mengikuti Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
Dalam proses penyusunan karya ini, tentunya kami mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi, dan saran. Untuk itu rasa terima kasih kami khususkan kepada yang terhormat  Bapak Moh. Arief Harianto S.pd selaku guru bahasa indonesia di SMK Nurul Jadid yang telah membimbing kami dalam proses penyelesain karya ilmiah ini.
Kami menyadari bahwa sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan dan kekurangan sehingga hanya yang demikian sajalah yang dapat kami buat.
Demikian karya kami ini, semoga bermanfaat bagi kita semua. Amiin.
                                                                                  
                                                                                    Paiton, 05 Februari 2014
                                                                                              
Penulis ,





DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1           Latar Belakang
1.2           Rumusan Masalah
1.3           Tujuan Penulisan
1.4           Manfaat Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
2.1      Pengertian Teknologi Komunikasi
2.2      Dampak Positif Kemajuan Teknologi Komunikasi
2.3      Negatif Kemajuan Teknologi Komunikasi
2.4      Tindakan yang Dilakukan untuk Menghindari Penyalahgunaan
Teknologi Komunikasi
BAB III PENUTUP
3.1      Kesimpulan
3.2      Saran
DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Kehidupan manusia yang bermula dari kesederhanaan kini menjadi kehidupan yang bisa dikategorikan sangat modern. Di era sekarang, segala sesuatu dapat diselesaikan dengan cara-cara yang praktis. Hal ini merupakan dampak yang timbul dari hadirnya teknologi. Teknologi adalah sesuatu yang bermanfaat untuk mempermudah semua aspek kehidupan manusia.
Dunia informasi saat ini seakan tidak bisa terlepas dari teknologi. Penggunaan teknologi oleh masyarakat menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih. Komunikasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya, kini dengan teknologi segalanya menjadi sangat cepat dan seakan tanpa jarak.
Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat ini, pepatah yang menyatakan bahwa“Dunia tak selebar daun kelor” sepantasnya berubah menjadi “Dunia seakan selebar daun kelor”. Hal ini disebabkan karena semakin cepatnya akses informasi dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa mengetahui peristiwa yang sedang terjadi di daerah lain atau bahkan di negara lain, misalnya Amerika Serikat walaupun kita berada di Indonesia.
Awalnya, teknologi diciptakan untuk mempermudah setiap kegiatan manusia. Teknologi lahir dari pemikiran manusia yang berusaha untuk mempermudah kegiatan-kegiatannya yang kemudian diterapkan dalam kehidupan. Kini teknologi telah berkembang pesat dan semakin canggih seiring dengan perkembangan zaman sehingga terjadi penambahan fungsi teknologi yang semakin memanjakan kehidupan manusia. Salah satu contoh fasilitas canggih saat ini adalah handphone.
Di awal kemunculannya, handphone hanya dimiliki oleh kalangan tertentu yang benar-benar membutuhkannya demi kelancaran pekerjaan mereka. Namun, seiring perkembangan zaman, handphone telah dimiliki oleh semua kalangan baik yang benar-benar membutuhkan maupun yang kurang membutuhkan tak terkecuali para remaja.
Kini handphone bukan lagi sekadar alat berkomunikasi, tetapi handphone juga merupakan alat untuk mencipta dan menghibur dengan suara, tulisan, gambar, dan video. Para remaja sekarang berlomba-lomba untuk memiliki handphone karena handphone bukan hanya merupakan alat berkomunikasi, namun juga di kalangan remaja handphone sekaligus sebagai gaya hidup, tren, dan lain-lain.
Selain itu, perkembangan pesat beberapa teknologi komunikasi lainnya seperti Internet berhasil memengaruhi para remaja. Sekarang internet tidak hanya sekadar teknologi untuk berbagi data via e-mail, ftp, dan lain-lain. Namun, internet juga menawarkan berbagai situs yang menyediakan berbagai hal seperti jejaring sosial yang sangat populer di kalangan remaja. Jejaring social ini memungkinkan remaja untuk berkomunikasi dengan orang lain di daerah lain atau di negara lain.
Di kalangan remaja, menggunakan teknologi komunikasi, seperti handphone dan internet sebagai alat multifungsi karena multifungsinya tersebut para remaja dapat menggunakan teknologi ini secara positif ataupun negatif tergantung setiap individu. Contoh positif dari penggunaan teknologi komunikasi adalah memanfaatkan teknologi ini untuk membantu mereka dalam proses pembelajaran. Namun, ada beberapa hal yang perlu dikhawatirkan dalam pemanfaatan teknologi komunikasi oleh para remaja seperti penggunaan tidak sesuai kondisi. Mislanya, menggunakan handphone dalam proses belajar mengajar untuk sms-an dengan pacar atau menggunakan fasilitas internet untuk mengakses situs-situs porno, dan lain-lain.
Berdasarkan argumentasi di atas, maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam tentang pengaruh kemajuan teknologi komunikasi di kalangan remaja.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka permasalahan dalam tulisan ini adalah :
1.     Apa pengertian teknologi komunikasi ?
2.     Bagaimana dampak positif dari kemajuan teknologi komunikasi ?
3.     Bagaimana dampak negatif dari kemajuan teknologi komunikasi ?
4.     Apa tindakan yang dilakukan remaja untuk menghindari penyalahgunaan teknologi komunikasi ?

1.3 Tujuan Penulisan
Tulisan ini bertujuan untuk :
1.     Untuk mengetahui pengertian dari teknologi komunikasi.
2.     Untuk mengetahui dampak positif dari kemajuan teknologi komunikasi.
3.     Untuk mengetahui dampak negatif dari kemajuan teknologi komunikasi.
4.     Untuk mengetahui tindakan yang dilakukan remaja untuk menghindari penyalahgunaan teknologi komunikasi
.
1.4 Manfaat Penulisan
Adapun manfaat tulisan ini antara lain :
1.     Dapat menambah wawasan penulis dan khalayak tentang hal-hal yang berhubungan dengan pengaruh kemajuan teknologi komunikasi terhadap remaja.
2.     Sebagai bahan referensi untuk pembaca.
3.     Dapat melatih siswa pada umumnya dan penulis khususnya dalam mengembangkan wawasan diri untuk menyusun buah pikiran secara sistematis dalam bentuk makalah.



BAB II
PEMBAHASAN

2.1     Pengertian Teknologi Komunikasi
Teknologi merupakan pengetahuan terhadap penggunaan alat dan kerajinan, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kemampuan untuk mengontrol dan beradaptasi dengan lingkungan alamnya. Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani technologĂ­a ‐ TECHNE, 'kerajinan' dan‐Logia, studi tentang sesuatu, atau cabang pengetahuan dari suatu disiplin. Teknologi juga dapat diartikan benda‐benda yang berguna bagi manusia, seperti mesin, tetapi dapat juga mencakup hal yang lebih luas, termasuk sistem, metode organisasi, dan teknik. Istilah ini dapat diterapkan secara umum atau spesifik: contoh‐contoh mencakup "teknologi konstruksi", "teknologi medis", atau "state‐of‐the‐art teknologi".
Jadi, pengertian teknologi adalah alat-alat yang dibuat atau dirancang oleh manusia yang bertujuan untuk memudahkan kegiatan-kegiatan manusia.
Sementara, pengertian dari komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi(pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.
Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan pengertian teknologi komunikasi adalah sistem elektronik yang digunakan untuk berkomunikasi antar individu atau kelompok orang. Teknologi komunikasi menfasilitasi komunikasi antar individu atau kelompok orang yang tidak bertemu secara fisik di lokasi yang sama. Teknologi komunikasi dapat berupa telpon, telex, fax, radio, televisi, audio video’ electronic data interchange and e-mail. Teknologi komunikasi adalah peralatan-peralatan perangkat keras, struktur organisasi, dan nilai sosial dengan mana individu mengumpulkan, memproses dan terjadi pertukaran informasi dengan individu lain (Rogers, 1986).

2.2     Dampak Positif dari Kemajuan Teknologi Komunikasi
Saat ini teknologi komunikasi berkembang sangat pesat. Beberapa contoh hasil dari perkembangan teknologi komunikasi adalah hadirnya internet, handphone, televisi, dan lain-lain. Hal ini menyebabkan akses informasi menjadi semakin cepat dan tentunya alat-alat tersenut menjadi sumber informasi baik informasi positif maupun negatif. Sebuah informasi dikatakan bernilai positif jika informasi tersebut memberikan manfaat bagi penelitian.
Berikut ini akan dijelaskan dampak-dampak positif dari kemajuan teknologi komunikasi.
1.     Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
2.     Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3.     Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
4.      Fungsi komunitas, internet membentuk masyarakat baru yang beranggotakan para pengguna internet dari seluruh dunia. Dalam komunitas ini pengguna internet dapat berkomunikasi, mencari informasi, berbelanja, melakukan transaksi bisnis, dan sebagainya. Karena sifat internet yang mirip dengan dunia kita sehari-hari, maka internet sering disebut sebagai cyberspace atau virtual world (dunia maya).
5.      Mempermudah proses pembelajaran, layanan online dalam pendidikan pada dasarnya adalah memberikan pelayanan pendidikan bagi pengguna (siswa) dengan menggunakan internet sebagai media. Layanan online ini dapat terdiri dari berbagai tahapan dari proses program pendidikan seperti: pendaftaran, test masuk, pembayaran, perkuliahan, penugasan kasus, pembahasan kasus, ujian, penilaian, diskusi, pengumuman, dll. Pendidikan jarak jauh dapat memanfaatkan teknologi internet secara maksimal, dapat memberikan efektifitas dalam hal waktu, tempat dan bahkan meningkatkan kualitas pendidikan. Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi guru dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat didownload oleh siswa.
6.     Mempermudah komunikasi untuk menyambung silaturahmi, seperti pada telepon genggam yang dilengkapi dengan fitur pesanan dan telepon yang memungkinkan kita berkomunikasi dengan orang di daerah lain ataupun di negara lain. Bahkan sekarang telepon genggam telah menganut sistem berbasis 3G dimana seseorang dapat berkomunikasi via telepon sekaligus melihat wajah lawan bicaranya.
7.     Sarana untuk hiburan. Beberapa perangkat hasil dari teknologi komunikasi menyediakan fasilitas game, audio, dan video.
8.     Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.
9.     Siswa tidak gagap teknologi, siswa dapat mengikuti perkembangan era teknologisasi dunia dan siswa dapat lebih produktif, efektif dan efisien dalam waktu, energi dan biaya karena ada sarana komunikasi yang memudahkan urusannya.
2.3     Dampak Negatif dari Kemajuan Teknologi Komunikasi
Kemajuan teknologi, adalah hal yang patut disyukuri. Sebab dengan sentuhan teknologi, berbagai pemenuhan kebutuhan hidup manusia menjadi lebih mudah. Pada dasarnya, teknologi membawa implikasi positif dalam sejarah kehidupan manusia. Bahkan, kemajuan teknologi menjadi bukti perkembangan kemampuan manusia untuk menggunakan nalar dan pikirannya dalam mengelola alam dan potensi diri manusia itu sendiri. Akan tetapi, jika hasil capaian teknologi kemudian disalahgunakan, maka yang muncul adalah beragam dampak buruk. Tidak hanya tujuan utama dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak tercapai, namun penyalahgunaan rekayasa teknologi itu sendiri akan membuat hidup manusia semakin sulit. Tidak terkendali. Menjadi linglung. Bahkan menjadi ambigu.
Berikut ini adalah dampak-dampak negatif dari kemajuan teknologi komunikasi.
·        Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
·        Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
·        Penipuan
Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
·        Carding
Karena sifatnya yang real time (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
·        Perjudian
Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya. Dan yang lebih mengkhawatirkan jika situs perjudian tersebut dikunjungi oleh remaja-remaja yang masih labil sehingga sangat rentan merusak moral mereka.
·        Mengurangi sifat sosial
Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face). Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).
·        Kecanduan
Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.
·        Mengganggu aktivitas siswa
Penggunaan tidak sesuai kondisi, Misalnya, menggunakan handphone pada saat proses belajar mengajar berlangsung untuk sms-an dengan teman atau pacar atau membuka situs jejaring sosial (facebook, twitter, plurk, yahoo koprol, dll) pada saat belajar.

2.4   Tindakan yang Dilakukan untuk Mengindari
PenyalahgunaanTeknologi Komunikasi
Tindakan yang dapat dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan teknologi komunikasi, antara lain:
1.     Gunakan teknologi yang anda kuasai untuk menjalin hubungan yang lebih intents dengan teman atau orang-orang yang sebelumnya telah anda kenal didunia nyata. Jangan terobsesi untuk mencari teman-teman baru di Facebook, twitter , atau sosial media yang lain karena kecenderungan yang terjadi, mereka yang hanya anda kenal didunia maya tidak akan memberikan nilai persahabatan yang mutualisme atau saling mensupport antara satu dan yang lain didunia nyata.
2.     Jika anda ingin mencari teman-teman yang baru didunia maya, carilah komunitas positif yang sering melakukan pertemuan di dunia nyata atau biasa dikenal dengan istilah kopdar atau kopi darat. Komunitas seperti inilah yang benar-benar akan mengasah kemampuan komunikasi anda karena komunitas-komunitas ini seringkali memberikan kita inspirasi dan dukungan yang optimal pada kehidupan anda.
3.     Menolak ajakan teman untuk menyimpan maupun melihat hal-hal yang meyangkut pornoaksi dan pornografi.
4.     Tidak membawa handphone ke sekolah atau mematikan handphone saat pelajaran berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi belajar.
5.     Ketika berada dirumah sebaiknya mengatur waktu sebaik-baiknya antara belajar dan memanfaatkan teknologi komunikasi, seperti handphone, internet, dan lain-lain.
6.     Menghindari mengakses situs porno atau mendownload konten-konten porno.
7.     Memanfaatkan teknologi komunikasi seperlunya.
Dalam hal ini pengawasan dari orang tua juga sangat penting. Mengingat kenakalan remaja dilakukan mayoritas dilakukan oleh para remaja yang kurang mendapat perhatian dari orang tua.


















BAB III
PENUTUP

3.1            Kesimpulan
1.     Teknologi adalah alat-alat yang dibuat atau dirancang oleh manusia yang bertujuan untuk memudahkan kegiatan-kegiatan manusia. Sementara, pengertian dari komunuikasi adalah suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya.

2.     Pengertian Teknologi Komunikasi adalah sistem elektronik yang digunakan untuk berkomunikasi antar individu atau kelompok orang. Teknologi komunikasi memfasilitasi komunikasi atar individu atau kelompok orang yang tidak bertemu secara fisik di lokasi yang sama. Teknologi komunikasi dapat berupa telepon, telex, fax, radio, televisi, e-mail, dan lain-lain.


3.     Dampak positif dari kemajuan teknologi komunikasi, antara lain :
o   Internet sebagai media komunikasi
o   Media pertukaran data
o   Media untuk mencari informasi atau data
o   Fungsi komunitas
o   Mempermudah proses pembelajaran
o   Mempermudah komunikasi untu menyambung silaturahmi
o   Sarana untuk hiburan
o   Kebutuhan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan.
o   Siswa tidak gagap teknologi
4.     Dampak negatif kemajuan teknologi komunikasi adalah pornografi, violence and gore, penipuan, carding, perjudian, mengurangi sifat social manusia, bisa membuat seseorang kecanduan, dan penggunaan tidak sesuai kondisi.

5.     Tindakan yang dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan teknologi komunikasi adalah dengan menggunakan teknologi komunikasi seperlunya dan penggunaannya sesuai dengan kondisi.

3.1     Saran
1.     Diharapkan untuk para remaja untuk tidak perlu terpengaruh dengan kemajuan teknologi sekarang ini, karena dapat memberikan pengaruh yang buruk terhadap perkembangan remaja itu sendiri.
2.     Sebagai remaja yang tidak bisa lepas dari pengaruh kemajuan teknologi agar bisa membedakan hal-hal yang merupakan pengaruh yang baik dari kemajuan teknologi dan pengaruh yang buruk dari kemajuan teknologi.
3.     Kepada seluruh pembaca kiranya memberikan kritik yang bersifat membangun sehingga apa yang kita harapkan dari isi tulisan ringkasan ini dapat berguna bagi pembangunan pendidikan.





Perbankan Syariah STAIN Metro Contoh Makalah, Karya Ilmiah

Lowongan Kerja di PT Reska Multi Usaha Terbaru

PENGUMUMAN WALK IN INTERVIEW REKRUTMEN KOKI, PEMBANTU KOKI,
QUALITY CONTROL, DAN FOOD SERVICE CREW
PT RESKA MULTI USAHA TAHUN 2015

PT Reska Multi Usaha adalah salah satu anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bergerak dalam bidang usaha restorasi (restoran), katering, jasa parkir, dan perdagangan umum. Wilayah kerja PT Reska Multi Usaha meliputi kantor pusat di Jakarta dan 6 (enam) area yang tersebar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Sumatera. Saat ini kami sedang mencari kandidat yang berintegritas dan kompeten untuk memajukan bisnis perusahaan dengan posisi:

A. Koki

Persyaratan Loker :
  • Laki-laki;
  • Usia max. 30 tahun per tanggal 1 Mei 2015;
  • Pendidikan minimal D1 Perhotelan;
  • Pengalaman minimal 2 tahun sebagai koki/cook di Hotel/Restoran/Catering;
  • Pekerja keras dan siap ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT Reska Multi Usaha.

B. Pembantu Koki

Persyaratan Loker :
  • Laki-laki;
  • Usia max. 30 tahun per tanggal 1 Mei 2015;
  • Pendidikan minimal SMK Pariwisata
  • Diutamakan pengalaman pada posisi pembantu koki/cook helper di Hotel/Restoran/Catering;
  • Fresh Graduate dipersilahkan mendaftar;
  • Pekerja keras dan siap ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT Reska Multi Usaha.

C. Quality Control

Persyaratan Loker :
  • Laki-laki / perempuan;
  • Usia max. 35 tahun per tanggal 1 Mei 2015;
  • Pendidikan minimal DII Pariwisata;
  • Pengalaman di hotel/resto minimal 3 tahun dengan jabatan chef de partie;
  • Mempunyai pengetahuan tentang kitchen’s raw material/commodities;
  • Mempunyai pengetahuan tentang food safety and hygiene;
  • Pekerja keras dan siap ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT Reska Multi Usaha.

D. Food Service Crew

Persyaratan Loker :
  • Laki-laki / perempuan;
  • Usia min 18 tahun dan max 27 tahun;
  • Pendidikan, min. SMK atau sederajat lebih diutamakan jurusan Perhotelan atau Food & Beverages;
  • Berpenampilan dan kepribadian menarik;
  • Pengalaman kerja, 1 tahun di resto/cafĂ©/hotel;
  • Sehat jasmani dan rohani;
  • Tinggi badan, pria minimal 170 cm, wanita 165 cm dengan berat badan ideal dan postur tubuh proporsional;
  • Diutamakan dapat berbahasa Inggris dengan baik;
  • Pekerja keras dan siap ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT Reska Multi Usaha.

Persyaratan umum lamaran

Surat lamaran;
  • Curriculum vitae;
  • Fotocopy ijazah dan transkrip nilai terakhir yang telah dilegalisir;
  • Fotocopy KTP;
  • Fotocopy sertifikat keahlian jika ada;
  • Fotocopy surat keterangan bekerja atau faklaring;
  • Pas foto terbaru berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 (dua) lembar.

Catatan :

Loker 2015 PT Reska Multi Usaha ditutup : 22 Mei 2015

Tag : Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember, 2015, 2016, 2017

  • Lowongan Kerja Terbaru di Aceh
  • Lowongan Kerja Terbaru di Medan
  • Lowongan Kerja Terbaru di Padang
  • Lowongan Kerja Terbaru di Riau
  • Lowongan Kerja Terbaru di Jambi
  • Lowongan Kerja Terbaru di Sumatera Selatan
  • Lowongan Kerja Terbaru di Bangka Belitung
  • Lowongan Kerja Terbaru di Bengkulu
  • Lowongan Kerja Terbaru di Lampung
  • Lowongan Kerja Terbaru di DKI Jakarta
  • Lowongan Kerja Terbaru di Jawa Barat
  • Lowongan Kerja Terbaru di Banten
  • Lowongan Kerja Terbaru di Jawa Tengah
  • Lowongan Kerja Terbaru di Yogyakarta
  • Lowongan Kerja Terbaru di Jawa Timur
  • Lowongan Kerja Terbaru di Bali
  • Lowongan Kerja Terbaru di Nusa Tenggara Barat
  • Lowongan Kerja Terbaru di Nusa Tenggara Timur
  • Lowongan Kerja Terbaru di Kalimantan Utara
  • Lowongan Kerja Terbaru di Kalimantan Barat
  • Lowongan Kerja Terbaru di Kalimantan Tengah
  • Lowongan Kerja Terbaru di Kalimantan Selatan
  • Lowongan Kerja Terbaru di Kalimantan Timur
  • Lowongan Kerja Terbaru di Sulawesi Utara
  • Lowongan Kerja Terbaru di Sulawesi Barat
  • Lowongan Kerja Terbaru di Sulawesi Tengah
  • Lowongan Kerja Terbaru di Sulawesi Tenggara
  • Lowongan Kerja Terbaru di Sulawesi Selatan
  • Lowongan Kerja Terbaru di Gorontalo
  • Lowongan Kerja Terbaru di Maluku
  • Lowongan Kerja Terbaru di Maluku Utara
  • Lowongan Kerja Terbaru di Papua
Sumber : infokerjawa(dot)blogspot(dot)com
Perbankan Syariah STAIN Metro Lowongan Kerja
Tuesday, 3 June 2014

Kursus SEO dan Internet Marketing Terbaik di Jakarta

Kursus SEO dan Internet Marketing Terbaik di Jakarta - Ini pertama kalinya Mashter Oshimura berbagi informasi terbaru mengenai Kursus SEO, Kursus Website dan Kursus Internet Marketing. Mungkin bagi agan-agan sekalian yang ingin mencari tempat Kursus SEO dan Internet Marketing Terbaik di Jakarta, disinilah tempatnya, yaitu Mashter Oshimura.
Eiiiitzzz.... Tunggu dulu, sebelum kita ke DUMET School sebaiknya kita mengetahui apa itu SEO, apa itu Website, dan apa itu Internet Internet Marketing. Karena pengertian dari mereka (SEO, Website, dan Internet Marketing) itu sangat penting untuk kita pahami.
Sebenarnya, SEO (Search Engine Optimization), Website dan Internet Marketing itu satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan dari Dunia Lain yaitu Dunia Maya itu sendiri. Mengapa ??? Karena sekarang ini serba canggih/modern, orang mau mencari barang yang diinginkan tinggal searching di Google langsung order dan tinggal nunggu beresnya aja.


Apa itu SEO ???
SEO (Search Engine Optimization) merupakan sebuah teknik dimana kita harus mengoptimalkan atau memaintenance website/blog kita untuk berada di halaman pertama search engine (termasuk Google, Yahoo, Bing, dan lan-lain). Fungsi dari SEO ini adalah secara logis website/blog yang berada di halaman pertama lebih banyak mendapatkan pengunjung dan mendapatkan untung. Mungkin saat ini agan-agan sedang mencari tempat Kursus SEO yang tepat dan terbaik. Anda jangan khawatir deh pokoknya, semua informasinya ada di dalam artikel ini.


Apa itu Website ???
WEBSITE merupakan kumpulan halaman-halaman yang berisi informasi yang disimpan di internet yang bisa diakses atau dilihat melalui jaringan internet pada perangkat-perangkat yang bisa mengakses internet itu sendiri seperti komputer, HP, dsb. Website itu bisa di buat dengan bermacam-macam software, seperti PHP, Mysql, Javascript, dan lain-lain. Kegunaan dari website itu sendiri adalah mempromosikan produk kita di dunia maya/online. Istilah lain yaitu Toko Online (yang dapat menghemat cost untuk sewa daripada di dunia nyata). Nah ini dia, bagi agan-agan yang ingin memiliki Toko Online sendiri, mungkin agan-agan butuh Kursus Website yang profesional sudah ahli dalam bidangnya.


Apa itu Internet Marketing ???
Internet marketing atau dalam bahasa Indonesia adalah pemasaran melalui internet. Pemasaran online ini bukan hanya menjual produk saja, tapi terdiri dari berbagai aspek dalam memasarkan sebuah bisnis, diantaranya promosi, branding, menjual produk atau layanan, dan lain-lain. Tujuan internet marketing ini tidak lain adalah untuk meningkatkan brand awareness dan profit. Selain dari SEO dan Website, agan-agan di haruskan mampu untuk menjadi Internet Marketer yang handal supaya mendapatakan profit yang besar. Sekarang banyak sekali lembaga yang menyediakan tempat Kursus Internet Marketing yang langsung terjun di lapangan.
Baca selengkapnya di bawah ini (KLIK)

Kursus SEO dan Internet Marketing Terbaik di Jakarta


Sponsored by : Kursus SEO dan Internet Marketing Terbaik di Jakarta
Published by : Mashter Oshimura
Eka Hidayatullah Contoh Makalah, Karya Ilmiah

Klik Like yaaa..?